Gorontalo Traveling

Menikmati Sunset di Pantai Botutonuo Gorontalo

Sunset Botutonuo Gorontalo
Written by Cicha

Udah tau kan kalau Sulawesi itu memang jagoannya wisata bahari? Banyak sekali tempat, pantai sampai pulau yang cantik yang tersebar disana. Dari yang di pesisir sampai yang dekat dengan kota. Gorontalo, yang termasuk di bagian atas Sulawesi ini juga termasuk daerah bahari. Kali ini aku mau cerita pantai yang letaknya paling dekat dengan tengah kota (tengah kota = yang sudah terdapat hotel Amaris dan hotel Maqna).

Pantai Botutonuo bisa ditempuh hanya sekitar 30 menit aja dari kota. Kalau ke Gorontalo dan males berjauh-jauhan untuk menikmati pantai yang bisa untuk berenang serta menikmati sunset, pilihannya ya kesini. Pantai yang lainnya agak jauh. Ada Olele yang masih sekitar 1 jam lagi dari Botutonuo, dan ada juga pantai Bolihutuo, yang lebih jauh lagi, sekitar 3,5 jam dari kota.

dego-dego botutonuo

Sore itu kami berangkat dari kota jam 3 sore. Sampai di Botutonuo jam 4 kurang. Sesampai disana kami langsung menyewa bale-bale, kalau orang Gorontalo bilang “dego-dego” untuk duduk-duduk sambil membuka rantangan makanan yang kita bawa dari rumah, lengkap dengan peralatan makannya. Piknik pinggir pantai kitaaaa! <β€” orang kota norak di kampung. Di sepanjang pantai Botutonuo ini terdapat banyak bale-bale yang disewakan. Harga sewanya untuk 1 bale-bale berkisar Rp25.000-Rp50.000 ga ditentuin harus berapa jam.

Ngeliat pantai? Anak kecil udah pasti ngga sabar mau nyeburin badan di pantai. Tapi karena matahari masih lumayan mentereng, akhirnya kami memutuskan untuk menyewa perahu dan berputar di sekitar pantai sambil menikmati angin sepoy-sepoy.

Naik perahu botutonuo

kapal botutonuo

Harga naik perahu di Botutonuo? Satu orang biasanya dikasih tarif Rp5.000-10.000. Tergantung abang-abangnya. Tapi kalau udah minta diatas harga segitu mah artinya dia tau kita ini turis yang bisa dimark-up harga πŸ™‚ Kalau aku karena memang keluarga suami orang Gorontalo, ngomongnya bahasa Gorontalo juga, ya dapet harga Rp.5000 seorang hihi.Β Sekitar 15 menit kita berputar-putar, matahari pun sudah mulai merendah. Saatnya anak kecil ganti kostum berenang dan mulai bermain-main di air laut.

botutonuo pantai bening

Main di pinggir pantai Botutonuo

Berenang di pantai botutonuo

Disini pasirnya berbatu-batu, tapi airnya bening banget, bersih. Contour pantainya cepat dalam. Hanya sekitar 3m dari bibir pantai, kedalaman air udah mulai meninggi di sekitar 50cm’an dan terus semakin dalam. Jadi amannya ya pakai ban. Walaupun dalam, botutonuo tidak disarankan untuk snorkeling/diving. Kalau untuk itu, pantai Olele namanya, cerita tentang Olele on my next posting. Oh ya, suami juga sempet kena bulu babi karena ga pakai pengaman kaki terus udah agak ketengah. Heboh lah pokoknya haha.

Botutonuo beach

Selesai berenang, kita bisa menyewa kamar bilas yang disediakan oleh penduduk sekitar. Seperti apa tempatnya? Yah, seperti bilik kamar mandi di perkampungan pada umumnya aja.. tapi mengucur air bersih. Jadi paling tidak menghilangkan lengket air asin di badan aja, daripada balik dengan keadaan basah dan lengket air laut.

Sore itu, matahari mulai turun dan memancarkan sinar oranyenya. Sunset pun mulai menyapa. Sayangnya hari itu sang surya tertutup awan, tapi pun kami masih bisa menangkap indah warnanya sore itu.

Menjelang sunset botutonuo

botutonuo sunset

Foto tidak diretouch-dinaikkin warnanya dsb ya. Warna oranye nya aseli!

Ah, pantai botutonuo ini.. walaupun hanya dikelola oleh penduduk-penduduk sekitar yang memang tinggal disana, tapi peminatnya masih banyak untuk orang-orang Gorontalo sendiri. Andaikata ada resort atau dikelola oleh pemerintah/swasta dengan cara profesional, kebayang deh.. pasti bisa jadi tempat wisata yang menjual banget deh.

Want to ask more about Gorontalo? Secara ini juga sudah menjadi kampungku, jadi silahkan πŸ™‚ Postingan2 kedepan bakalan banyak mengenai Gorontalo nih, jangan bosen ya..

8 Comments

  • Pingin satu saat bisa mampir ke Gorontalo, secara belum pernah nginjak kaki di bumi Sulawesi hehehe :D. Cuma kadang mikir jauhnyaaaa minta ampun kalo dari Medan, kudu transit 2x keknya deh mba :(.

  • hai haaaai kenalan mbak. Sesama gorontalo. Kalo saya, keluarga ibu yang Gorontalo. Fam saya Wartabone. Kalo mbak? *maafkeun langsung Sok Kenal Sok deket beginih*

    Cicha Reply:

    Hai jugaaa.. Salam kenal πŸ™‚ Kalau aku suami yang Gorontalo aseli. Papa mertua Utina & mama mertua Monoarfa πŸ™‚ Iya doong sesama orang sana harus banget sksd hihi
  • bagus ya pantainya… paling suka foto siluet nya shaina.. baguuus banget sunsetnya

    Cicha Reply:

    Pantainya sih standar aja ke, next posting gw ceritain yg pantai pasir putih lebih cakep lagii.. Tapi sunsetnya di Gorontalo ini emang epic, krn daerahnya berawan juga jadi sunset dipadu sama awan2 itu bikin warna yg dikeluarin itu jadi cakep banget πŸ™‚

Leave a Comment