Pregnancy

Pindah RS Buat Adjustment Kantong..

Kandungan saya memang baru masuk minggu ke 19, alias 5 bulan kurang 1 minggu. Tapi, kita berdua udah mulai menimang soal penentuan dokter dan tempat dimana Cicha nanti bakal melahirkan si jabang baby.

Dokter pertama emang udah senior dan temen dari Ayahnya Cicha, Prof. Gulardi W. Hanifa. Soal kejagoan dalam praktek lahir-melahirkan mungkin engga usah diragukan lagi. Secara dia udah bertitel Prof dan gurunya banyak SpOG lulusan UI.. Tapi, Prof Gul yang prakteknya di RSB YPK menteng ini memang orangnya cuek banget, walau bukan berarti cuek ga peduli. Soal sreg, pasti sreg. Karena selain dia senior yang bertangan dingin, dia juga temen baik keluarga.

Taaaaaaaaapi, kalau udah bicara biaya persalinan.. kita jadi mikir 2,3,4 bahkan berkali-kali. Kalau let say Cicha harus menjalani C-section dengan kelas VIP (ini ambil ‘enaknya’), kalau dikurangi plafon penggantian biaya persalinan kantor, kita harus nombok sekitar 9 sampai 10 juta. Waa gimana ngga pusing kepala?

Akhirnya, kita berdua terpaksa cari 2nd option. Dengan cari-cari info di internet kesana kemari, ketemulah dokter Irvan Adenin di RSIA Tambak. Soal biaya lahiran, disini juga JAUH lebih murah. Paling tidak, seburuk-buruknya kita harus nombok paling banyak around 4-5juta (ini juga kalau maksa di kelas VIP). Walau cukup ‘berasa’, tapi masih worth it.

So, kita hari ini coba ketemu dokter Irvan di RSIA Tambak. Kesan pertama, modern. Baik RS nya sendiri, peralatannya sampai dokternya. Dokter Irvan ini rela menghabiskan 20-30 menit untuk menjelaskan secara detail soal apa yang kita liat di layar USG. Alhamdulillah, menurut beliau, seluruh perkembangan baby sangat normal untuk janin seusianya. Sementara dengan Prof Gul yang memang pasiennya bejibun, kita paling lama di dalam ruangannya hanya sekitar 5-10 menit saja, dengan penjelasan yang cuek. “Semuanya oke, pokoknya seru lah. Enjoy aja.”

Oya, kita tadi juga udah ngintip beberapa kamar dengan kelas yang beda.. Wahh.. cozy deh. Kamarnya dingin, bersih.. kalau dibedain sama Asih aja menurutku kamarnya masih bagus Tambak, walau kelas Utamanya (setara dengan kelas 1 yang untuk 1 orang) memang tidak terlalu luas.

Jadi, insya Allah pilihan kita untuk melahirkan si baby adalah di RSIA Tambak ini. Sesuai kantong dan alhamdulillah tempatnya juga lebih dari yang aku bayangkan, juga dokternya yang cukup meyakinkan 🙂

1 Comment

  • dear m Cicha,

    klo boleh tau, prof Gul sekarang sakit apa ya ? istri sy sdg hamil anak kedua..waktu anak pertama di tangani beliau. tapi kemaren waktu kontrol ke Budi Kemuliaan, ktnya beliau sakit sdh lama….

Leave a Comment