Berkomentar News Ocehan

Patah hati sampai mati? (Bahas cerita @jojotsai1012)

3 postingan terakhir..
Written by Cicha

Kemaren aku ikutan (sok) gempar sama pemberitaan mengenai perempuan muda di China, bunuh diri yang sebelumnya dia posting di Instagram. Judulnya sih kepo. Kepo banget, sampe setiap tulisannya, aku copy paste di Google Translate.

Setelah ditilik-tilik dan diliat ceritanya, itu soal perempuan muda (19thn) & cantik, yang punya pacar gombal yang doyan umbar janji. Kayaknya si perempuan ini udah cinta mati sama cowoknya karena dijanji-janjiin ini-itu sama rayuan manis. Kalau mau kepoin Instagramnya, di @jojotsai1012. Banyak yang dia share disana.

3 postingan terakhir..

3 postingan terakhir..

Turns out, si lelaki yang udah membuat perempuan muda itu “termehek-mehek” adalah lelaki buaya yang banyak ceweknya dan hubungan mereka bisa dibilang backstreet, ga disetujuin orangtuanya.

Menurut si cowok, walau dilarang, dia akan tetap bersama si @jojotsai1012 ini dan mereka akan menikah disaat sudah tua. Oh so sweet? NOT!

Pokoknya, buaian kata2 indah dan janji-janji habis dikeluarin si cowok yang bikin cewek ini cintanya tak terbendung. Sakit hatinya, pedih rasanya, semuanya dia share ke semua follower Instagram nya. Sampai, detik-detik terakhir kehidupannya, dia posting semuanya di situ. Dia bakar barang-barang pemberian cowok itu diatas tempat tidurnya. Dan sampai akhirnya loncat dari gedung / apartemen dan menghabisi nyawanya. Iya, akhirnya perempuan itu menghabisi nyawanya.
Bergidik juga lho liatnya. Liat aja..Ā  šŸ™

Terlihat foto kaki yang floating dari atas gedung. Ready to jump? šŸ™

Setelah kejadian ini, besoknya ada pemberitaan di Shanghai, perempuan jatuh dari atas gedung. Beritanya ada disini..

Oke, masuk ke pembahasan yang mau aku bahas. Lagi-lagi ga jauh dari parenting juga sih, karena itu adalah awal dan pupuk dari kehidupan semua orang. Apalagi aku punya anak perempuan, yang dimana waktu akan terus berjalan dan dia nanti akan menjadi anak remaja dewasa juga.

Intinya, miris ya. Kenapa? Karena yang bunuh diri ini anak perempuan, masih muda. Cantik lagi. Kalau diliat kesehariannya, kayaknya sih dia hidup di apartemen, entah ortunya kemana, atau memang sudah hidup sendiri karena sudah dianggap dewasa. Pergaulan pacaran mereka juga bebas, bahkan bisa sampai tidur bersama (bisa dilihat di salah satu postingan si cewek di instagramnya..)

Ga heran kalau hatinya kepatri dan berharap banyak sama cowok itu. Kenapa? Selain kesehariannya dipenuhi dengan janji-janji manis, lha wong sudah jauh hubungannya. Salah siapa?

Salah cowoknya?!
Ya udah pasti ada juga salahnya. Buaya darat busuk itu kenapa mengumbar janji manis yang dimana janji itu adalah hutang sampai mati. Dia lupa kali ya. Sampai akhirnya si cewe bilang di postingan ini..

Caption yang bikin merinding!

After Iā€™m dead, I will haunt you day and night, I will never again leave you.

Kalau kata Google translate, kurang lebih artinya seperti itu. Hiiyyyy šŸ™

Salah keadaan?!
Iya, aku setuju kalau keadaan juga yang membuat seperti itu. Pergaulan bebas, kesempatan untuk terlalu intim (bahkan sampai bangga disebar di social media) sehingga menumbuhkan perasaan yang lebih dalam lagi.

Salah si kejiwaan perempuan itu?!
Namanya perasaan udah pasti ga bisa diatur. Tumbuh dengan sendirinya, apalagi dipupuk-pupuk terus. Perasaan yang terlalu yellow mellow sampai ga kuat nahan sakit hatinya? Juga bisa disalahin. Soal kejiwaannya, harusnya dia bisa lebih kuat, berpikir positif dan berpikir panjang.

Kalau menurut aku disini, emang susah menilainya. Dasar-dasar kehidupan dan keseharian pasti dimulai dari rumah. Mau jadi apa dan seperti apa anak kita kelak? Ya kita sebagai orangtua yang bentuk mereka sejak awal. Jangan pernah lepaskan mereka, rangkul terus mereka, buat mereka nyaman disekitar kita dan jangan pernah membuai mereka dengan kata-kata yang selalu indah seakan hidup itu akan selalu mulus. Karena tentu saja hidup ga selalu mulus.

Kasih tau dan tanamkan ke mereka, bahwa hidup itu keras. Sakit hati, konflik dan argumentasi pasti ada di setiap kehidupan. Tapi bagaimana bisa bangkit? Bagaimana bisa melewati masa itu? Keluarga mungkin bisa jadi jawabannya. Buatlah keluarga adalah “rumah”nya, dimana dia merasa nyaman, dimana anak-anak kita merasa “this is where I belong”.

Aduh, belum lagi kasus lokal di Indonesia, Ade Sara yang dibunuh sama mantan pacarnya dan ceweknya. Itu juga umurnya 19thn. Haduh moral-moral anak muda sekarang ini gimana sih ya? šŸ™

Abis ngikutin berita ginian, aku sebagai emak-emak, cuma mikirinnya SATU :

Gimana membuat anak kita, yang perempuan menjadi perempuan yang kuat, punya harga diri dan punya sikap.
Dan kalau anaklaki-laki, ingat bahwa dia harus selalu menjaga perbuatannya. Hargai perempuan. Harus diingat bahwa dia juga lahir dari seorang ibu, seorang perempuan.

DAN.. yang ga kalah penting, adalah selalu pantau kehidupan dan keseharian anak kita day by day.. (kalau memang kebetulan suatu saat anak kita lepas keluar negeri / keluar kota sendiri untuk sekolah, misalnya.. ya terus pantau.. bisa dengan facetime / skype tiap hari, jadi bukannya harus diketekin terus juga sih). Intinya, jangan sampai kebablasan sampai membuat dia menjerumuskan dirinya ke sesuatu yang ga baik, diluar kontrol kita.

Itu aja.

Semoga kita semua dipercaya untuk dapat membentuk anak-anak kita kelak menjadi anak yang berakhlak dan berbudi baik, sehingga jauh dari perbuatan-perbuatan yang tercela. Amiiiinnn

14 Comments

  • aduuhhh serem cha, boro boro pengen liat IG nya, liat beberapa foto disini aja, merinding, apalagi yang kaki gantung itu…hiiiyy, semoga arwahnya tenang yaa…dan langsung pengen pulang rasanya kekepin anak anak yaa…jaman udah ‘makin edan’…harus bener bener siapin ‘bekel mental’ nya anak anak…biar kuat menghadapi jaman ke depannya

  • amiiiieeennn untuk doa terakhirnya..

    gw baca cerita ini gara2 liat path nya isty.. sereeeeeemmm…
    anak2 sekarang udah pada kehilangan akal sehat nya ya…

    setujuu sama pendapat dan pemikiran lo.. anak ttp harus di pantau ibarat kya kita main layangan, harus tarik ulur buat ngontrolnya šŸ™‚

  • hi šŸ™‚

    saya tambahkan info sedikit yah sepantaran yang saya tahu šŸ™‚

    alm Jojo anak kelahiran tahun 1995 sepantaran 19/20 tahun
    kalo cow nya anak tahun 1987 26/27 tahun

    dari informasi yang saya baca, di kabarkan alm jojo tinggal sndiri di apartemen,
    dikarenakan ayah nya sudah meninggal dan ibu yang udah menikah lagi.

    * jadi pribadi yang lumayan kesepian akan kasih ditambah lagi pacar yang suka mengumbar ” janji ” yang sampai dengan blm blm sudah di minta untuk memikirkan nama anak mereka nantinya & banyak chat” mesra yang di posting di IG alm …. ( submer data di instagram @Jojotsai1012 )

    dan yang terakhir saya search, diketahui kalau cow yang pcr ny alm.. itu ternyata mempunyai seorang mantan kekasih yang cantik jg dan dikabarkan ternyata blm benar” berpisah klo di search di google ada satu gambar yang terlihat mantan cow alm dan pacar lama nya terlihat mesra, merayakan ulangtahun ke2tahun masa pcaran mereka…

    diketahui alm Jojo baru sadar setelah dia curiga dan ternyata dia adalah pihak ketiga.. dari situ alm Jojo depresi merasa di bohongin dan di berikan harapan yang terus terusan dari mantan.

    sakit hati dan tidak sanggup move on.. sungguh kasihan nasib alm Jojo.
    kita sama sekali tidak tahu apa yang di rasakan alm Jojo ini. bagi yang penasaran bisa di liat di @Jojotsai1012 menurut saya pribadi itu sakit banget rasanya, ditmbah alm kelihatannya type yang lumayan tertutup untuk mengutarakan isi hati dan meminta nasehat dari teman – teman nya.

    semoga alm Jojo terlahir ke alam bahagia.

    ( FYI bagi yang berkunjung ke IG nya @Jojotsai1012 disana ada beberapa gambar yang memang sudah di artikan ke bahasa indonesia dan inggris,
    jadi bagi yang kurang ngerti bahasa mandarin nya mohon jgn comment di sana yah … saya pribadi merasa klo anda* yang mengerti akan cukup iba dengan keaadan alm .. jadi alangkah bagusnya kita jangan memberikan comment yang istilah nya #salah dan membuat suasana jadi tidak enak ” ok ^^ )

    saya rasa yang di butuhkan alm Jojo saat itu sebenarnya adalah seorang teman yang bisa membantunya mencairkan suasana dan membawanya ke positif,..

    Cicha Reply:

    @nanaye.. ya ampun kasian banget dia šŸ™ Aku juga miris banget lho ngikutin beritanya.. Tidak terlintas sama sekali komen2 negatif yang ingin keluar dari hati dan jari ini, tapi sangat menyayangkan, anak muda cantik seperti alm harus mengalami hal seperti ini..
    Thank you for sharing yaa..
  • Cicha, ini barusan dibahas di kantor gw *bahasan jumat pagi*
    hikz, serem amatt, bener2 jadi orangtua punya tanggungjawab yang super untuk bisa mendidik dan membesarkan anak2 yang kuat imannya – tangguh – sabar – dan berakhlak mulia…
    Bener2 reminder buat kita semua yaaa….

  • oh miris sekali aku bacanya ,, yup benar sekali lagi – lagi parenting yang mendasari semua ini, karena kalau dibekali kasi sayang dan perhatian yang lebih dari orang tua, maka anak bakalan menjadi pribadi yang kuat . Hiks jadi sedih … aku juga punya anak perempuan ,,, šŸ™

    Cicha Reply:

    @Tian, iya serem banget. Sedih plus miris, kok sebegitunya ya šŸ™ Makanya yang aku pikirin karena punya anak perempuan ya bu.. *elus dada*

Leave a Comment